BBC MEDIA.NEWS – SUKABUMI – Ratusan orang yang tergabung dari beberapa ormas dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta padepokan penggiat budaya salahsatunya Dadalipati yang diketuai Bah Alam di Kota Sukabumi menggelar aksi damai bertajuk Bela Ulama dan Pesantren di depan Mapolres Sukabumi Kota dan Balai Kota Sukabumi, Jumat (17/10/2025). Aksi ini merupakan buntut dari tayangan salah satu program di stasiun televisi TRANS7 yang dinilai menyinggung perasaan ulama dan santri.

// BACA JUGA : PENGADAAN ALAT OLAHRAGA SENILAI 800 JUTA UNTUK 10 DESA OLEH DISBUDPORA KAB.SUKABUMI PERLU DIEVALUASI
Gabungan massa tersebut terdiri dari LSM Annahl, Ormas Gempar Sapujagat, Persada, Saung Hijrah, serta para santri dari berbagai pesantren di wilayah Sukabumi. Aksi dipimpin oleh KH. A. Ece Suhendar dari Ormas Gempar selaku koordinator lapangan.
Dalam orasinya, para peserta aksi menuntut agar aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang dianggap melakukan penistaan terhadap agama maupun pondok pesantren. Mereka juga menyerukan agar stasiun televisi TRANS7 diboikot dan izin siarannya dicabut.
“Kami menuntut tegaknya hukum bagi siapa pun yang menghina atau menista agama dan pesantren,” ujar KH. A. Ece Suhendar di tengah massa aksi.
// BACA JUGA : KEPALA DESA CIPETIR UCAPKAN TERIMA KASIH ATAS PEMBANGUNAN SUMUR BOR DARI DISPERKIM KABUPATEN SUKABUMI
Setelah menyampaikan aspirasi di depan Mapolres Sukabumi Kota, rombongan massa bergerak menuju Balai Kota Sukabumi. Namun, di lokasi kedua ini sempat terjadi ketegangan kecil. Sekjen LSM Annahl, Syaharif, mengungkapkan kekecewaannya karena aksi mereka tidak disambut secara terbuka oleh aparatur sipil negara (ASN) seperti halnya sambutan baik dari jajaran kepolisian di kapolres.
“ASN mana?…Kami tidak minta apa-apa. Jauh-jauh guru-guru datang ke sini, hanya ingin bukti bahwa ASN juga cinta ulama,” seru Syaharif dalam orasinya.
Syaharif juga menyoroti kinerja Kesbangpol Kota Sukabumi, yang menurutnya belum maksimal dalam menjalankan fungsi pembinaan terhadap ormas dan LSM.
// BACA JUGA : DISDIK KABUPATEN SUKABUMI DINILAI TAK CERMAT AMBIL KEBIJAKAN PENGADAAN LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK SMP HAMPIR 4,5 M
“Pak Kaban Kesbangpol, anda dibayar untuk membina kami. Tapi kalau seperti ini justru anda sendiri masih perlu dibina,” katanya dengan nada kesal karena merasa diabaikan.
Beberapa saat kemudian, sejumlah ASN dan pegawai di dalam gedung Balai Kota akhirnya keluar untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan secara bergiliran oleh perwakilan ormas dan LSM.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan kondusif hingga akhirnya massa membubarkan diri setelah seluruh aspirasi tersampaikan.
NANDAR/SOMDANI

1 thought on “LSM ANNAHL DAN GABUNGAN ORMAS SUKABUMI GELAR AKSI DAMAI BELA ULAMA DIDEPAN KAPOLRES”