BBC MEDIA.NEWS – SUKABUMI –Camat Sukabumi,Susandikrilah, S.IP, M.AP, menunjukkan respons cepat dalam mengatasi persoalan banjir dengan melakukan normalisasi saluran air yang tersumbat di bawah gapura pintu masuk Kantor Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (13/12/2025).
// BACA JUGA : Pembangunan Tower Seluler di Desa Cijengkol Sukabumi Diduga Ilegal, Warga Minta Penjelasan Pemerintah
Tak sekadar memantau, Sandikrillah bersama sejumlah pegawai kecamatan turun langsung ke lapangan membantu para tukang agar proses perbaikan dapat segera rampung. Meski dilakukan di hari libur, kegiatan tersebut tetap dilaksanakan demi mempercepat penyelesaian pekerjaan.

“Biarpun ini hari libur, kami sempatkan membantu supaya cepat selesai. Ini sudah masuk hari ketiga, kasihan kalau terlalu lama pegawai tidak bisa memparkirkan kendaraannya ke dalam,” ujar Sandikrillah saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
// BACA JUGA : Kurangnya Pemahaman Masyarakat Jadi Tantangan dalam Transparansi Dana Desa dan PAD
Menurutnya, langkah turun tangan tersebut terpaksa dilakukan lantaran keterbatasan anggaran, sementara kondisi saluran air sudah sangat mendesak untuk segera diperbaiki.
“Ini kebutuhan yang sangat urgen, sedangkan kita tidak mungkin mengusulkan sekarang lalu anggaran turun sekarang juga,” jelasnya.
// BACA JUGA : 13 Tahun Sertifikat Tanah Warga Belum Kembali, Warga Dua Desa di Sukabumi Tagih Janji Koperasi
Sandikrillah yang mengaku baru menjabat kurang dari tiga bulan sebagai Camat Sukabumi, setelah sebelumnya bertugas di Kecamatan Kadudampit, menyebutkan bahwa rehabilitasi saluran air tersebut dipergunakan menghabiskan anggaran sekitar Rp10 juta, yang seluruhnya bersumber dari uang pribadi.

Langkah cepat tersebut dilakukan menyusul peristiwa banjir yang melanda Kecamatan Sukabumi dan sekitarnya pada Jumat (5/12/2025) akibat tingginya intensitas curah hujan yang diperparah oleh banyaknya saluran air yang tersumbat.
Akibat banjir tersebut, sejumlah kendaraan roda dua sempat terseret arus, ada juga rumah warga terendam, serta terjadi longsor di beberapa titik lokasi,
// BACA JUGA : Warga Dua Desa di Sukabumi Tuntut Pengembalian Sertifikat Tanah yang Disewa Koperasi Bina Usaha ( KBU ) Sejak 2012
Aksi Camat Sukabumi yang gerak cepat, turun langsung ke lapangan, bahkan rela mengorbankan dana pribadi demi kepentingan umum, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Keteladanan tersebut dinilai patut dicontoh oleh para pemangku kebijakan lainnya dalam menghadapi persoalan mendesak di tengah masyarakat.
INDRA/RR
