BBC MEDIA.NEWS – SUKABUMI – Pemerintah Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa pada Selasa (17/03/2026) ini menyasar 11 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Jumlah penerima manfaat tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Desa Sukamekar, Andi, menjelaskan bahwa pengurangan ini merupakan dampak dari adanya pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat guna mendukung program prioritas lainnya, yakni Koperasi Merah Putih.
// BACA JUGA :SDN 4 CIJENGKOL ADAKAN SYUKURAN, REVITALISASI GEDUNG, DIHARAPKAN LAHIRKAN SISWA BERPRESTASI

“Untuk Dana Desa tahap satu ini, kami fokuskan pada enam komponen utama, di antaranya insentif posyandu, BLT-DD, musyawarah desa, operasional pemerintah desa, dan beberapa poin lainnya,” ujar Andi saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Mengingat kuota yang terbatas hanya untuk 11 orang, pihak Pemerintah Desa bersama pengurus di tingkat RW melakukan seleksi yang sangat ketat. Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan benar-benar jatuh ke tangan warga yang paling membutuhkan.
Senada dengan hal tersebut, Euis selaku Kasi Binwas Kecamatan Sukaraja yang turut hadir memantau jalannya pembagian, menyatakan bahwa ke-11 penerima tersebut sudah berdasarkan keputusan bersama.
“Hasil seleksi 11 orang ini merupakan keputusan musyawarah antara Pemerintah Desa, BPD, hingga unsur tokoh masyarakat. Kami juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga yang belum mendapatkan bantuan tahun ini agar tidak muncul kecemburuan sosial,” jelas Euis.
// BACA JUGA :Dana Desa Rp 550 Juta Diduga Tak Direalisasikan, Pengelolaan APBDes Cihelang Tongoh Disorot Tajam Warga
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 900.000,-. Andi maupun Euis berpesan agar bantuan ini dipergunakan dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok. Bahkan, mereka mendorong warga untuk menjadikannya modal usaha kecil.
“Harapan kami, uang ini bisa menjadi stimulan. Jika memungkinkan, dijadikan modal usaha agar ekonomi warga berkembang dan kedepannya tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah,” tambah Andi.
Salah satu warga penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak desa.
// BACA JUGA : Menjadi Tanya: Apakah Bijak Seorang Trump Memecat Jendral Top AS Melalui Medsos?
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa yang masih memperhatikan kami. Uang ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkapnya.
Penyaluran yang dimulai sejak pukul 09.33 WIB ini berjalan tertib dan menjadi bukti komitmen Pemdes Sukamekar dalam menjalankan amanah anggaran tahun 2026 secara transparan.
IING INDRA / RZ
