BBC MEDIA.NEWS – SUKABUMI – kota sukabumi akan menjadi saksi sebuah peristiwa langka yang memadukan logika sulap modern dengan kekuatan tradisi ekstrem. Sebuah kolaborasi bertajuk “Kolaborasi Akbar: Praktisi Debus x Pesulap Merah” siap mengguncang panggung Gedung Juang 45 Kota Sukabumi pada Minggu, 25 Januari 2026.
Acara ini bukan sekadar pertunjukan biasa. Penonton akan disuguhkan pertemuan epik antara Marcel Radhival (Pesulap Merah), sosok yang dikenal vokal dalam membongkar rahasia di balik hal-hal mistis, dengan para penjaga tradisi debus yang melegenda: Abah Alam (Ketua Padepokan Dadali Pati Sukabumi) dan Kang Farhan (Pendiri Padepokan Salakageni Bogor).
// BACA JUGA : WARGA DESA MEKARJAYA CARINGIN TUNTUT TRANSPARANSI:TRAKTOR BANTUAN DIDUGA “DIKUASSI ” KETUA KELOMPOK TARIF SEWA MAHAL
Dibawah slogan “Ikuti Jamanmu, Jangan Tinggalkan Budayamu!”, acara ini bertujuan untuk melestarikan kesenian asli Jawa Barat sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kacamata yang berbeda.
Beberapa atraksi spektakuler yang siap memanjakan mata pengunjung antara lain:
Aksi Debus Ekstrem: Ketahanan tubuh melawan benda tajam dan api yang menguji adrenalin.
Edukasi & Sulap: Sesi interaktif bersama Pesulap Merah yang selalu penuh kejutan.
penampilan seni Jaipongan yang dinamis, ketangkasan Pencak Silat, hingga atraksi ular yang mendebarkan.
// BACA JUGA : PROGRAM KETAPANG RP 154 JUTA DESA CIMAHI CICANTAYAN MERUGI,PENGELOLAAN LANGSUNG OLEH KADES JADI SOROTAN:DIBENARKAN KAH SECARA ATURAN ?
Masyarakat tidak perlu merogoh kocek untuk menyaksikan pertunjukan berskala besar ini karena panitia menetapkan tiket masuk GRATIS untuk umum.
Lokasi: Gedung Juang 45, Kota Sukabumi
Waktu: Minggu, 25 Januari 2026
Pukul: 12.00 WIB – Selesai
Harga Tiket: GRATIS (Terbuka untuk Umum)
Kontak & Informasi Lebih Lanjut
Bagi masyarakat atau awak media yang membutuhkan informasi tambahan, dapat menghubungi narahubung resmi di bawah ini:
Kang Farhan Salakageni: 0857-8343-1245
Abah Alam Dadalipati: 0856-7853-899
Jangan lewatkan momen bersejarah ini. Datang dan saksikan bagaimana tradisi leluhur tetap berdiri kokoh di tengah gempuran zaman modern!
INDRA/NANDAR
