BBC MEDIA.NEWS – SUKABUMI – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi yang digelar di Hotel Fresh, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Sabtu (13/12/2025), berlangsung aman, tertib, dan lancar.
// BACA JUGA : 13 Tahun Sertifikat Tanah Warga Belum Kembali, Warga Dua Desa di Sukabumi Tagih Janji Koperasi
Musda tersebut menetapkan Tantan Sutandi sebagai Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode 2025–2028 secara aklamasi. Dalam forum yang sama, juga ditetapkan susunan pengurus inti, yakni Mauly Fahlevi Prawira sebagai Sekretaris, Arif Rahman sebagai Bendahara, serta Fairuz Aridalfaza sebagai Ketua Harian.
Namun, salah satu momen yang paling mendapat perhatian dalam Musda tersebut adalah wejangan kebangsaan dari MAYJEN TNI PROF (HC) DR. RIDO HERMAWAN, M.Sc. Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Deputi PPNK) di Lemhannas RI, yang menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi kepemudaan di tengah dinamika dan perbedaan.
// BACA JUGA : Warga Dua Desa di Sukabumi Tuntut Pengembalian Sertifikat Tanah yang Disewa Koperasi Bina Usaha ( KBU ) Sejak 2012
Dalam pidatonya, Mayjen Rido menegaskan bahwa kekuatan dan kemajuan sebuah organisasi sangat bergantung pada komitmen dan kedewasaan anggotanya dalam menjaga nilai dan marwah organisasi.
“Dalam kehidupan, tidak ada persoalan yang sepenuhnya positif atau sepenuhnya negatif. Selalu ada dua sisi, seperti siang dan malam, kanan dan kiri, terang dan gelap. Jika ada yang mengaku selalu berada di sisi terang, itu pembohong besar,” ujar Rido.
Ia mengibaratkan kehidupan dan organisasi seperti keris, yang memiliki unsur logam dan kayu. Ada bagian yang bersifat kekal, dan ada pula yang kaku. Keduanya saling melengkapi dan tidak bisa dipisahkan.
Menurutnya, pemenang sejati dalam kehidupan berorganisasi bukanlah mereka yang terus memperuncing perdebatan antara benar dan salah, atau kanan dan kiri, melainkan mereka yang mampu berada di jalan tengah.
“Yang terbaik adalah mereka yang mampu mengelola sisi gelap dan sisi terang dengan baik, sehingga semuanya terlihat indah dan bermakna. Jangan eker-ekeran soal kanan dan kiri, benar dan salah, tetapi kelola persoalan itu dengan bijak,” tegasnya.
Wejangan tersebut menjadi pesan moral penting bagi KNPI Kota Sukabumi agar tetap menjaga persatuan, kedewasaan, dan kondusivitas kepemudaan, terlebih di tengah dinamika organisasi dan perbedaan pandangan yang kerap muncul.
// BACA JUGA : Kurangnya Pemahaman Masyarakat Jadi Tantangan dalam Transparansi Dana Desa dan PAD
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi terpilih, Tantan Sutandi, menyampaikan bahwa kepengurusan 2025–2028 akan mengusung visi “Pemuda Berlentera Menuju Kota Sukabumi Bercahaya.” Berlentera menjadi akronim nilai-nilai utama, di antaranya berprinsip, kepemimpinan (leadership), serta penguatan kewirausahaan pemuda.
“KNPI akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, namun tetap kritis dan konstruktif dalam mendorong terwujudnya Kota Sukabumi yang layak pemuda,” ujarnya.
Musda ke-XVI ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi pemuda Kota Sukabumi untuk memperkuat peran strategis KNPI, sejalan dengan pesan Mayjen TNI Ridho Hermawan agar organisasi pemuda tetap menjaga marwah, persatuan, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah perjuangannya.
INDRA/NANDAR

1 thought on “WEJANGAN MAYJEN TNI PROF (HC) DR. RIDO HERMAWAN, M.Sc. : JAGA MARWAH KNPI DENGAN JALAN TENGAH”