BBC MEDIA.NEWS -SUKABUMI – Acara Pengangkatan Ibu/Bapak Budaya Kota Sukabumi yang akan diselenggarakan pada 14 Desember 2025 di Gedung Juang Kota Sukabumi menjadi momentum besar bagi masyarakat untuk kembali menegaskan pentingnya adab dalam kehidupan sosial. Dengan mengusung tema “Budayakan Adab”, kegiatan yang diinisiasi oleh LSM ANNAHL ini bukan sekadar seremoni budaya, tetapi sebuah gerakan moral yang mengajak masyarakat untuk kembali berpijak pada nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi fondasi kehidupan berbangsa.
// BACA JUGA :SERTIFIKAT WARGA 2 DESA DI SUKABUMI MENJADI JAMINAN DI BANK OLEH KOPRASI DAN TERANCAM TERLELANG
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Mayjen TNI Ridho Hermawan, M.Sc., Walikota Sukabumi, Bupati Sukabumi, Desy Ratnasari (DPR RI), serta para tokoh masyarakat dari Kota dan Kabupaten Sukabumi, menegaskan bahwa isu adab bukan hanya urusan keluarga atau sekolah, tetapi merupakan kebutuhan sosial yang sangat mendesak. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pergeseran norma, adab mulai mengalami erosi—baik dalam komunikasi, interaksi sosial, hingga proses pendidikan.
LSM ANNAHL melalui acara ini mengharapkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang. Kehadiran masyarakat merupakan bentuk komitmen bahwa nilai-nilai budaya tidak boleh surut hanya karena perubahan zaman. Justru di era modern, adab harus menjadi tameng dan identitas agar generasi kita tidak tercerabut dari akar budaya.
// BACA JUGA : DIDUGA BERKURANGNYA SERAPAN AIR DAN TINGGINYA CURAH HUJAN PICU BANJIR DI SUKABUMI

Acara ini juga penting sebagai ruang edukasi budaya bagi anak-anak dan remaja. Sebagai penerus bangsa, mereka perlu memahami bahwa adab bukan sekadar sopan santun, tetapi cermin karakter, moral, dan martabat. Dengan mengenalkan konsep “Budayakan Adab” sejak dini, kita sebenarnya sedang menanamkan pondasi peradaban masa depan.
Pengangkatan Ibu/Bapak Budaya bukan sekadar gelar simbolis, melainkan wujud harapan agar semakin banyak tokoh masyarakat yang mampu menjadi teladan moral bagi lingkungan sekitarnya. Keteladanan adalah bahasa pendidikan yang paling kuat—dan melalui acara ini, Sukabumi memberikan contoh bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kesadaran adab.
Momentum ini selayaknya menjadi inspirasi lebih luas. Dari Sukabumi, semangat Budayakan Adab bisa menjadi gerakan nasional untuk membangun kembali karakter bangsa.
ADMIN
