BBC MEDIA.NEWS – SUKABUMI – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi resmi menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (IPeKB) Kabupaten Sukabumi tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 9 April 2026 ini mengusung tema
“Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Efektivitas Kinerja Penyuluh KB dalam Mendukung Program Bangga Kencana dan Sinergi Organisasi Profesi untuk Mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah”.
Forum strategis ini bertujuan untuk merumuskan langkah kerja para penyuluh KB dalam mendukung Program Bangga Kencana, sekaligus menyelaraskan arah kebijakan pusat dengan kebutuhan riil di lapangan.
IPeKB Sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, dalam sambutannya menegaskan bahwa IPeKB memiliki peran krusial Seagal garda terdepan pemerintah dalam memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada masyarakat. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para penyuluh dalam menyukseskan program pembangunan keluarga di daerah.
// BACA JUGA : Perkuat Pembangunan Desa, Wabup Sukabumi Ajak TPP P3MD Tingkatkan Kolaborasi dan Komunikasi
“IPeKB harus mampu bertransformasi sebagai akselerator inovasi, pusat literasi, serta mitra strategis pemerintah berbasis data lapangan,” ujar Eka Nandang. Menurutnya, peran ini sangat vital untuk menjawab tantangan besar seperti percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan reproduksi, hingga penguatan ketahanan keluarga di era digital.
Visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah
Lebih lanjut, Eka Nandang menekankan bahwa visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah) harus dimulai dari akar rumput, yaitu keluarga yang berkualitas. Fokus pembangunan saat ini tidak hanya pada aspek fisik atau infrastruktur, melainkan juga pada pembentukan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Empat Arahan Strategis untuk Penyuluh KB
Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPPKB memberikan empat instruksi utama bagi seluruh jajaran IPeKB
// BACA JUGA : Penyertaan Modal Ratusan Juta di BUMDes Sudajaya Girang: Antara Potensi Bisnis dan Minimnya Pelibatan Masyarakat
Kabupaten Sukabumi:
Mempertajam Program Kerja: Menyusun program yang realistis, terukur, dan berdampak langsung, terutama dalam percepatan penurunan angka stunting.
IPeKB sebagai ruang kolaborasi untuk berbagi pengalaman dan solusi atas tantangan di lapangan.
Meningkatkan Adaptasi Teknologi: Mendorong kapasitas digital penyuluh dalam pendataan dan pelaporan berbasis data mikro agar kebijakan yang diambil lebih akurat dan cepat.
Mendorong Inovasi Program: Menginisiasi inovasi di wilayah binaan, seperti pengembangan Kampung KB, DASHAT, serta program prioritas (Quick Win) Kemendukbangga.
Melalui pelaksanaan Rakercab ini, IPeKB Kabupaten Sukabumi optimis dapat melahirkan program kerja yang konkret dan aplikatif demi mewujudkan masyarakat Sukabumi yang sejahtera dan berkelanjutan.
IING INDRA / RR
