BBC MEDIA.NEWS -SUKABUMI – Program penyaluran makanan bergizi gratis yang digagas pemerintah pusat menuai sorotan di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, distribusi makanan yang seharusnya memberikan nutrisi bagi siswa sekolah dasar justru diwarnai keluhan terkait kualitas dan variasi menu.01/12/2025
// BACA JUGA :SERTIFIKAT WARGA 2 DESA DI SUKABUMI MENJADI JAMINAN DI BANK OLEH KOPRASI DAN TERANCAM TERLELANG
Menurut laporan yang diterima dari sejumlah sekolah penerima, salah satu menu yang menjadi perhatian adalah adanya jagung mentah sebagai bagian dari paket makanan yang diterima siswa. “Kami menerima makanan bergizi gratis dari dapur terdekat, tapi ada jagung mentah dalam menunya,” ujar salah seorang siswa yang enggan disebutkan namanya, 01/12/2025.
Selain jagung mentah, menu lain yang didistribusikan meliputi mentimun, sayap ayam, kentang goreng, pepaya, dan bola tahu. Meski demikian, kehadiran jagung mentah memicu pertanyaan mengenai kelayakan dan manfaat gizi yang diharapkan dari program ini.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Caringin mengakui bahwa program ini baru pertama kali dijalankan. “Kami akui, ini adalah hari pertama kami menjalankan program ini, sehingga para relawan belum terbiasa memasak dengan porsi besar. Kami juga masih keteteran dalam pengawasan kualitas makanan,” ujar perwakilan SPPG saat dikonfirmasi.
// BACA JUGA :Warga Dua Desa di Sukabumi Tuntut Pengembalian Sertifikat Tanah yang Disewa Koperasi Bina Usaha ( KBU ) Sejak 2012
Senada dengan hal tersebut, pihak Kecamatan Caringin akan melakukan koordinasi dengan sppg,
“Kami akan berkoordinasi dengan kepala SPPG sebagai tindak lanjut dari hal tersebut,”
ucap, Ridwan Agus Mulyawan, selaku, Camat Caringin.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program ini. Dan harus memastikan bahwa semua makanan yang didistribusikan memenuhi standar gizi dan aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak.
SOMDANI/RR
