Ilustrasi - Sejumlah siswa menyantap makan bergizi gratis (MBG) di SDN Cipulir 01 Pagi, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025). ANTARA
Oleh: Aprilia Sapira
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan
Makan bergizi gratis merupakan salah satu program yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup anak Indonesia. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, dan kualitas hidup mereka akan menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, memberikan mereka akses ke makanan bergizi gratis adalah investasi yang sangat berharga.
Makanan bergizi sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan gizi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti stunting, anemia, dan gangguan kognitif. Selain itu, makanan bergizi juga dapat meningkatkan kemampuan belajar dan konsentrasi anak, sehingga mereka dapat mencapai prestasi yang lebih baik di sekolah.
Namun, masih banyak anak Indonesia yang tidak memiliki akses ke makanan bergizi. Banyak keluarga yang tidak mampu membeli makanan bergizi karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, program makan bergizi gratis sangat penting untuk membantu anak-anak yang kurang mampu.
Program makan bergizi gratis juga dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi. Anak-anak yang memiliki akses ke makanan bergizi memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mencapai prestasi, tanpa harus khawatir tentang kebutuhan dasar mereka.
Selain itu, program makan bergizi gratis juga dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak dalam jangka panjang. Anak-anak yang memiliki gizi yang baik memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi dewasa yang sehat dan produktif, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.
Oleh karena itu, program makan bergizi gratis harus menjadi prioritas bagi pemerintah dan masyarakat. Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa semua anak Indonesia memiliki akses ke makanan bergizi, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Poin-Poin Utama dari Sisi Pro (Mendukung MBG):
- Peningkatan SDM: Gizi baik memperkuat konsentrasi, daya tahan tubuh, dan potensi akademik anak.
- Pengurangan Stunting & Malnutrisi: Memenuhi kebutuhan gizi harian untuk mengatasi masalah gizi kronis.
- Penggerak Ekonomi Lokal: Melibatkan petani, nelayan, dan UMKM dalam penyediaan bahan pangan, menciptakan lapangan kerja baru.
- Investasi Jangka Panjang: Membangun kualitas generasi penerus untuk produktivitas nasional di masa depan.
- Jaring Pengaman Sosial: Mengurangi ketimpangan akses gizi antara kelompok kaya dan miskin.
