BKPSDM Sukabumi
BBCMedia.News Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) bagi pejabat eselon IV. Kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Diklat Pim IV tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pelatihan kepemimpinan tahun 2026 ini diikuti sebanyak 40 peserta dari 37 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Program tersebut difokuskan pada penguatan kompetensi manajerial, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta mendorong lahirnya inovasi dan aksi perubahan di masing-masing unit kerja.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, mengatakan pelaksanaan PKP merupakan bagian dari dukungan terhadap misi pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya berbasis IMTAQ dan IPTEK.
// BACA JUGA : Sosialisasi Anggaran dan Penyaluran Insentif Desa Cipetir 2026
“Misi ketiga yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya berbasis IMTAQ dan IPTEK,” ujarnya, Senin (18/05/2026).
Menurutnya, pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan ASN, khususnya pejabat pengawas eselon IV A dan IV B, agar mampu mengelola organisasi secara efektif, membangun kerja sama tim, serta memahami dinamika sosial budaya dalam lingkungan kerja.
“Upaya kami dari BKPSDM adalah meningkatkan kapasitas manajerial ASN,” katanya.
Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran daring dan tatap muka. Tahapan awal dimulai melalui pembelajaran mandiri berbasis Massive Open Online Course (MOOC), kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran klasikal di Aula BKPSDM Kabupaten Sukabumi selama 14 hari.

“Pelatihan dilaksanakan secara blended learning yang memadukan pembelajaran mandiri melalui e-learning sistem BKPSDM dengan pembelajaran tatap muka atau klasikal,” jelasnya.
Selain memperkuat kemampuan manajerial, peserta juga dibekali wawasan kepemimpinan berlandaskan nilai-nilai Pancasila, semangat bela negara, serta kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital di lingkungan birokrasi.
// BACA JUGA :
IASP SMP PGRI Bojonglarang Kukuhkan Ketua Baru di Sukabumi
Sistem Zonasi Sekolah di Indonesia: Antara Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan
Ganjar berharap pelatihan tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Diklat ini sangat penting, bukan hanya untuk pengembangan personal peserta, tetapi juga bagi organisasi perangkat daerah dan pemerintah daerah. Output utamanya adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
